Menyambangi kedamaian Gunung Argopuro

Masih teringat jelas rasanya pendakian bulan Agustus Tahun 2015 yang lalu di Gunung Argopuro menjadi bermakna dan lebih bernilai bagi saya. Mungkin kecelakaan kecil yang kaki saya alami seperti menampar bagaimana saya harus beretika sebelum melakukan pendakian. Hampir setahun saya nekat jalan-jalan tanpa izin dari orang tua, saya nekat mendaki gunung-gunung diluar sana. Dan setelah kejadian pagi hari di Cikasur itu akhirnya saya mengalah, saya menyadari bahwa betapa kecilnya saya di alam ini, tak hanya restu alam yang saya butuhkan, tetapi juga restu orang tua.

Banyak cara yang kita lakukan untuk menikmati hidup yang singkat ini. Salah satunya adalah jalan-jalan. Mungkin sebagian teman-teman saya akan lebih suka memilih jalan-jalan ke pantai atau ke destinasi dengan spot belanja yang menarik, tapi saya sendiri lebih mencintai Gunung. Entah kenapa, entah muncul darimana, perasaan bahagia yang mungkin paling mampu menyentuh perasaan bahagia yang paling dalam selalu muncul ketika saya mendaki. Terkadang momen sederhana ketika bisa menyaksikan sunrise dan sunset bersama teman, mengeluh karena kedinginan, dan bahkan menyadari betapa bodohnya kami kenapa gemar sekali melakukan aktivitas yang sesungguhnya melelahkan ini bisa membuat saya tersenyum sendiri

Lanjutkan membaca Menyambangi kedamaian Gunung Argopuro